Efektifitas Back Massage terhadap Produksi ASI pada Ibu dengan Post Sectio Caesarea

  • Grasiana Florida Boa Program Studi Keperawatan Waikabubak, Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Maria Christina Endang S Program Studi Keperawatan Waingapu, Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Petrus Belarminus Program Studi Keperawatan Waikabubak, Poltekkes Kemenkes Kupang
Keywords: Produksi ASI, Post Sectio Caesarea, Back Massage, Breastfeeding

Abstract

Abstract:

Introductions:  Production of little or no fluent milk in the first days of childbirth becomes an obstacle in breastfeeding for mothers with post-sectio caesarea. Back Massage is an alternative solution to overcome the smooth production of breast milk. The purpose of this study was to see the effectiveness of Back  Massage on  the production of breast milk in mothers with cesarean  post section. Methods: This study design used two groups of pre-post-test designs. The population of this study was all 22 post-sectio Caesarea patients in the Midwifery room of the Waikabubak Regional Hospital. The research instrument used a questionnaire, indicator guidelines, and observation sheets. T-test data analysis for bivariate data. Results: The results showed that back massage interventions were effective in increasing milk production in post-sectio Caesarean mothers. Univariate and bivariate test analysis results obtained p-value from each test is the normality test of 0.193, homogeneity test of 0.676, and the T-test of Dependent Paired T-Test of 0,000 which means that there are significant results regarding the production of breast milk between the two test groups. In the Back-massage intervention group, the value of p-value is 0,000 <0.05, which means that milk production increases.  Conclusion: Mothers who get back massage are more effective in milk production more than mothers who do not get back massage.

 

Abstrak:

Pendahuluan: Produksi ASI yang sedikit atau tidak lancar pada hari-hari pertama persalinan menjadi kendala dalam pemberian ASI bagi ibu post sectio caesarea. Pijat punggung merupakan salah satu solusi alternatif untuk mengatasi kelancaran produksi  ASI. Tujuan penelitian  ini adalah untuk melihat efektivitas Pijat Punggung terhadap produksi ASI pada ibu post seksio sesarea. Metode: Desain penelitian ini menggunakan dua kelompok desain pre-post-test. Populasi penelitian ini adalah seluruh 22 pasien post sectio caesarea di ruang kebidanan RSUD Waikabubak. Instrumen penelitian menggunakan angket, pedoman indikator, dan lembar observasi. Analisis data uji-t untuk data bivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi pijat punggung efektif  dalam  meningkatkan  produksi  ASI  pada  ibu  pasca seksio   sesarea.   Hasil   analisis   uji   univariat   dan   bivariat diperoleh p-value dari masing-masing uji yaitu uji normalitas 0,193, uji homogenitas 0,676, dan uji T Dependent Paired T- Test sebesar 0,000 yang artinya terdapat hasil yang signifikan mengenai produksi payudara. susu antara dua kelompok uji. Pada kelompok intervensi pijat punggung nilai p-value 0,000<0,05 yang berarti produksi ASI meningkat. Kesimpulan: Ibu yang   mendapatkan   pijat   punggung   lebih   efektif   dalam produksi ASI dibandingkan ibu yang tidak mendapatkan pijat punggung.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ayers, Jean. F. (2000). The use of alternative therapies in the support of breastfeeding. Journal of Human Lactation, 16(1), 52-56. Alamat Pengunduhan : http://fnm.tums.ac.ir/userfiles/Abbasi_Z.pdf. Diunduh pada : 22 Januari 2018.

Depkes RI (2011) Panduan Manajemen Laktasi : Diit Gizi masyarakat, Jakarta : Depkes RI

Nurliawati, E. (2010). Faktor-faktor Yang Berhubungan dengan Produksi ASI pada Ibu Paska Seksio Sesarea di Wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/
20282685T%20Enok%20Nurliawati.pdf
diunduh 10 Februari 2018 jam 19.30

Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Jakarta : Salemba Medika.

F. Gary Cunningham et al, (2013) Obstetri Williams, Ed.23, Vol 1, Jakarta: EGC

Guyton & Hall (2007). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta : EGC

Grasiana, (2018). Efektifitas Pijat Punggung, Pijat Oksitosin, dan Kombinasi Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Dengan Post Sectio Caesarea Di RSUD Waikabubak Kecamatan Loli Kabupaten Sumba Barat NTT. Tesis : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Hesti, Ky, Pramono, N., Wahyuni, S., Widyawati, Mn, Santoso, B. (2017). Effect Of Combination Of Breast Care And Oxytocin Massage On Breast Milk Secretion In Post Partum Mothers. Jurnal Kepercayaan Belitung, Volume 3, Edisi 6, November - Desember 2017 789

Jahdi, F., Mehrabadi, M., Mortazavi, F., & Haghani, H. (2016). The Effect of Slow-Stroke Back Massage on the Anxiety Levels of Iranian Women on the First Postpartum Day. Iranian Red Crescent Medical Journal, 18(8).

Ko, Y. L., & Lee, H. J. (2014). Randomised controlled trial of the effectiveness of using back massage to improve sleep quality among Taiwanese insomnia postpartumwomen. Midwifery, 30(1), 60-64.

Lee, H. J., & Ko, Y. L. (2015). Back massage intervention for relieving lower back pain in puerperal women: A randomized control trial study. International journal of nursing practice, 21(S2), 32-37.

Lowdermilk, Perry, Cashion. (2013) Keperawatan Maternitas Edisi 8- Buku 2

Mardila (2014). Pengaruh perawatan payudara terhadap kelancaran ekskresi ASI pada ibu post partum di Rumah bersalin Mardi Rahayu Semarang. Jurnal Keperawatan Indonesia

Mgongo, M., Mosha, M. V., Uriyo, J. G., Msuya, S. E., & Stray-Pedersen, B. (2013). Prevalence and predictors of exclusive breastfeeding among women in Kilimanjaro region, Northern Tanzania: a population based cross- sectional study. International breastfeeding journal, 8(1), 12.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta Jakarta

Nuraeni. (2016). Pengaruh pijat punggung terhadap pengeluaran colostrum pada ibu post seksio sesarea di ruang rawat post partum rumah sakit sumber waras Jakarta. Skripsi. Salemba : STIK St. Carolus (Tidak dipublikasikan)

Perkumpulan Perinatologi Indonesia (2003) Manajemen Laktasi menuju persalinan Aman dan Bayi lahir Sehat. Jakarta : PERINASIA (2003)

Pollard, Maria (2016). Evidence based care for breastfeeding mothers. Jakarta : EGC

Ramsay, (2006). Breast anatomy research. http://www.medelabreastfeedingus. Diunduh tanggal 2 Februari 2018

Regina VT Novita. (2011). Efektifitas Paket Bunda Ceria Terhadap Rasa Nyeri dan
Pembengkakan payudara serta produksi ASI pada ibu post partum di Jakarta. Tesis. Depok: FIK UI (Tidak dipublikasikan)

Roesli, Utami. (2009). Panduan Praktis menyusui. Jakarta : Pustaka Bunda.

Roesli, Utami. (2008). Inisiasi menyusui dini plus ASI eksklusif. Jakarta : Pustaka Bunda.

Simkin, P. (2007). Kehamilan, Melahirkan, & Bayi : Panduan lengkap. Jakarta : Arcan

Soekidjo Notoatmodjo. (2012). Metodologi penelitian kesehatan Jakarta : Rineka Cipta

Sears, W. M., & Sears R.N. M.M., (2007). The Baby Book, Everything You need to know about your baby from birth to age two. Jakarta: PT Seambi Ilmu Semesta.

Vidayanti V. (2015). Pengaruh pijat punggung menggunakan minyak Esensial Lavender Terhadap Produksi ASI Pasca Bedah Sesar di RSUP Panembahan Senopati Bantul. Medika Respati 10. (3)

Wahyu Nur Safitri, Susilaningsih, Ardi Panggayuh. (2014). Pijat punggung dan percepatan pengeluaran ASI pada ibu post partum di Ruang Bersalin As-Syifa Husada Kabupaten Malang. Poltekes Kemenkes Malang

Walker, M., & Wetson, A. (2006). Breastfeeding management for clinician: Using the evidance. Massachussets : Jones and Barlett Publisher

WHO. (2003). Breastfeeding counseling: A training course. Pelatihan konselor laktasi. New York : Nutrition Section UNICEF. Tidak dipublikasikan

WHO. (2006). Integrated management of pregnancy and childbirth; pregnancy, 2nd edition. Geneva.
Published
2021-05-31
How to Cite
Boa, G. F., S, M. C. E., & Belarminus, P. (2021). Efektifitas Back Massage terhadap Produksi ASI pada Ibu dengan Post Sectio Caesarea. JURNAL KESEHATAN PRIMER, 6(1), 1-11. https://doi.org/10.31965/jkp.v6i1.528
Abstract viewed = 9 times
pdf downloaded = 14 times