Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Remaja Putri Dalam Menghadapi Menarche di SMP Negeri 1 Nggaha Ori Angu Kabupaten Sumba Timur

Keywords: Menarche, Remaja Putri

Abstract

Introduction: Adolescent girls' knowledge about menarche can be influenced by several factors including knowledge, information, and the role of parents. Low knowledge, limited access to information and the role of parents in guiding young women about menarche have an impact on the disruption of a sustainable psychological condition that is very disturbing adolescent studies. Objective: to identify the factors that influence young women in dealing with menarche. Method: this study used a descriptive method with the instrument used was a questionnaire. Results: The knowledge of teenage girls of SMP Negeri 1 NGGOA about menarche is in the poor category of 14 people (41.17%). Knowledge of young women in terms of information is in the category of less that as many as 14 respondents (41.20%), knowledge of young women about menarche in terms of the role of parents in the category of as much as 15 respondents (44.11%), Conclusion: Factors - factors affecting young women in dealing with menarche are knowledge, information and the role of parents. The next researcher is expected to conduct a review using different data collection methods and techniques to obtain a comparison of research results from different methods.

Pendahuluan: Pengetahuan remaja putri tentang menarche dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain pengetahuan, informasi, dan peran orang tua. Pengetahuan yang redah, akses informasi yang terbatas dan peran orang tua yang kurang dalam membimbing remaja putri mengenai menarche berdampak pada terganggunya kondisi psikis yang berkelanjutan sangat mengganggu studi remaja tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor – faktor yang mempengaruhi remaja putri dalam menghadapi menarche. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil: Pengetahuan remaja putri SMP Negeri 1 NGGOA tentang menarche berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 14 orang (41,17%). pengetahuan remaja putri dari segi informasi berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 14 orang responden (41.20%), pengetahuan remaja putri tentang menarche dari segi peranan orang tua berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 15 orang responden (44,11%). Kesimpulan: Faktor – faktor yang mempengaruhi remaja putri dalam menghadapi menarche adalah pengetahuan, Informasi dan peranan Orang Tua. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan melakukan pengkajian kembali menggunakan metode dan teknik pengambilan data yang berbeda sehingga diperoleh perbandingan hasil penelitian dari metode yang berbeda.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S, 2009.Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta
BKKBN, 2009. Tanya Jawab Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta
BKKBN. 2011. Harapan Hidup. (6 Desember 2017). www.bkkbn.go.id.
Cunningham, 2011.Siklus Menstruasi. Edisi 21, Jakarta: ECG
Darajat, 2011. Psikologi Remaja.Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Depkes RI, 2009. Hak-hak Reproduksi. Kementrian Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia, Jakarta
Hurlock, 2010.Psikologi Perkembangan. Edisi 5., Jakarta
Manuaba, 2012. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC
Misaroh. 2009. Menarche Menstruasi Pertama Yang Penuh Bermakna. Yogyakarta: Muha Medika
Notoatmodjo, S., 2005. Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 2009. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Nursalam, 2010. Konsep dan Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
Rosdiana, 2010. Usia Menarche.http://www. Unnes.com, diakses tanggal 17 Desember 2017
Rosidah, 2009. Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta: CV Sagung Seto
Sugiono, 2011. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
Published
2020-11-30
How to Cite
Kody, M. M. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Remaja Putri Dalam Menghadapi Menarche di SMP Negeri 1 Nggaha Ori Angu Kabupaten Sumba Timur. JURNAL KESEHATAN PRIMER, 5(2), 121-129. https://doi.org/10.31965/jkp.v5i2.507
Abstract viewed = 7 times
pdf downloaded = 9 times