Differences of Preparation Examination Methods for the Number of Acid-Resistant Bacteria

  • Sherly Dewu Department of Medical Laboratorium Technology, Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Rahmahsari Bala Department of Medical Laboratorium Technology, Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Norma Tiku Kambuno Department of Medical Laboratorium Technology, Poltekkes Kemenkes Kupang
Keywords: Acid Resistant Bacteria, Direct Preparations, Indirect Preparations

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis which transmission is sputum less micro-discharge issued by an infected patient. The examination of tuberculosis in acid-resistant bacteria is recommended by WHO using the Ziehl Neelsen method. The objective of this study is to determine the differences in the way the preparations were examined for the number of acid-resistant bacteria. This research is a cross-sectional design laboratory experimental research. The study was conducted in June-July 2018. The examination was conducted microscopically using the Ziehl Neelsen method. The inspection procedure is performed on direct preparations and indirectly checked. The results of the study conducted showed that there was no significant difference in the number of acid-resistant bacteria (p-value = 0.758). It was concluded that the results of examining the number of positive acid-resistant bacteria in direct and indirect preparations examined did not affect the results of the number of bacteria on the microscopic examination of positive acid-resistant bacteria. It is recommended for further studies on the use of uniformed samples for the making of preparations using one of the samples at any time.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia, R., Hadijah, S. and Nasir, M. (2019). Pengaruh Konsentrasi Asam Alkohol Terhadap Hasil Pemeriksaan Basil Tahan Asam Metode Ziehl Neelsen. Jurnal Media Analis Kesehatan, 10(2), 126–135. doi: https://doi.org/10.32382/mak.v10i2.1266.

Awang, M. N. (2017). Kajian Kematian Ibu berdasarkan Kategori ANC, Kategori Risiko Tinggi dan Rujukan Kasus Risiko Tinggi di Kabupaten Sumba Timur Tahun 2011-2015. JURNAL INFO KESEHATAN, 15(1), 110 - 125.

Boro, R. M. (2017). Assosiation Between Mother Knowledge Related Nutrition and Complementary Feeding Pattern with Nutrition Status of 6 – 24 Months Children. JURNAL INFO KESEHATAN, 15(2), 317-332.

Budiyanto. (2002). Mikrobiologi Terapan. Malang: Universitas Muhammadiyah Budiharjo, T., & Purjanto, K. A. (2016). Pengaruh Penanganan Sputum Terhadap

Kualitas Sputum Penderita TBC Secara Mikroskpis Bakteri Tahan Asam. Jurnal Riset Kesehatan, 5(1), 40-44.

Chen, P., Shi, M., Feng, G., Liu, J., Wang, B., Shi, X., Ma, L., Liu, x., Yang, Y., Dai, W., Liu, T., He, Y., Li, J., Hao, X., and Zhaoa, G. (2012). A Highly Efficient Ziehl-Neelsen Stain: Identifying De Novo Intracellular Mycobacterium tuberculosis and Improving Detection of Extracellular M. tuberculosis in Cerebrospinal Fluid. Journal of Clinical Microbiology, 50(4), 1166-1170.

Damhuri, P. O. et al. (2020). Kesesuaian Pemeriksaan Aglutinasi Lateks Dengan BTA Mikroskopis untuk Mengidentifikasi Pasien Tuberkulosis. Jurnal Kesehatan Andalas, 9(1), pp. 82–87. DOI: https://doi.org/10.25077/jka.v9i1S.1159.

Fihiruddin and Inayati, N. (2015). Konsentrasi Carbol Fuchsin Dan Waktu Penyimpanan Sediaan Hapusan Sputum +2 Hasil Pewarnaan Ziehl Neelsen. Jurnal Kesehatan Prima, 9(2), 1478–1485.

Frieden T.R, Brudney K.F, Harries A. D. (2014). Global Tuberculosis: Perspectives, Prospects, and Priorities. JAMA. 312 (14), 1393–1394. doi: 10.1001/jama.2014.11450

Girsang, M., Partakusuma, L. G., Leshiowati, D., & Erna. (2006). Penilaian Mikroskopis Bakteri Tahan Asam (BTA) Menurut Skala International Union Assciation Lung Tuberculosis Disease (IUALTD) Di Instalansi Laboratorium Mikrobiologi RS Persahabatan Jakarta. Media Litbang Kesehatan, 16(3), 42–48.

Girsang, M. (1999). Kesalahan-Kesalahan Dalam Pemeriksaan Sputum BTA Pada Rogram Penanggulangan TB Terhadap Beberapa Pemeriksaan Dan Identifikasi Penyakit TBC’, Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 9(3), 33–41.

Irfan I, Kambuno N. T, Israfil I. Factors affecting the incidence of filariasis in Welamosa village Ende district East Nusa Tenggara. Global Medical & Health Communication. 2018 Aug 30;6(2):130-7.

Jasaputra, D. K., Onggowidjaja, P. and Soeng, S. (2005). Akurasi Deteksi Mycobacterium tuberculosis dengan Teknik PCR menggunakan “Primer X” dibandingkan dengan Pemeriksaan Mikroskopik (BTA) dan Kultur Sputum Penderita dengan Gejala Tuberkulosis Paru. Maranatha Journal of Medicine and Health, 5(1), 7–14.

Kalma and Adrika. (2018). Perbandingan Hasil Pemeriksaan Basil Tahan Asam Antara Spesimen Dahak Langsung Diperiksa Dengan Ditunda 24 Jam. Jurnal Media Analis Kesehatan, 9(2), 130–135.

Kambuno, N. T., Senge, Y. H., Djuma, A. W., & Barung, E. N. (2019). Uji Tuberkulosis Laten Pada Kontak Serumah Pasien BTA Positif Dengan Metode Mantoux Test. Jurnal Info Kesehatan, 17(1), 50-63.

Kambuno, N. T., & Fanggidae, D. (2017). Identifikasi Bakteri Gram Negatif Galur Extended Spectrum Beta Lactamase Pada Ruang NICU RSUD Prof. DR. W. Z. Johannes Kupang. JURNAL INFO KESEHATAN, 15(2), 333-345.

Kambuno NT, Bessie MF, Tangkelangi M. Risk Factors of Intra-familial Hepatitis B Virus Transmission among Hepatitis B Patients in Kupang. Glob Med Heal Commun. 2019;7(2):150–5.

Kementerian Kesehatan, R. I. (2018). Profil Kesehatan Tahun 2017. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan, R. I. (2019). Profil Kesehatan Tahun 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan, R. I. (2016). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kotłowski, R. (2015). A novel method of Mycobacterium tuberculosis complex strain differentiation using polymorphic GC-rich gene sequences. The Journal of Polish Biochemical Society and of the Polish Academi of Sciences, 62(2), 317–322.

Kristina, R. H. (2018). Screening Test penderita Malaria Dengan Gold Standar Uji Laboratorium Untuk Validasi Kasus Malaria Positif Di Wilayah Puskesmas Lewoleba Dan Puskesmas Waipukang Kabupaten Lembata, Propinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2016. JURNAL INFO KESEHATAN, 16(1), 164-177.

Mirawati, M., & Lestari, E. (2017). Pengaruh Pemberian Karbol Fuchsin dan Pemanasan Sputum Sebelum Pembuatan Sediaan Terhadap Hasil Pewarnaan BTA. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 5(1), 23-33. DOI: https://doi.org/10.32668/jitek.v5i1.59.

Purba, D., & Manurung, D. B. S. (2016). Perbandingan Pemeriksaan Basil Tahan Asam Metode Direct Smear Dan Metode Imunochromatographi Test Pada Tersangka Penderita Tuberkulosis Paru Di UPT. Kesehatan Paru Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Analis Laboratorium Medik, 1(1), 32– 37.

Putri, R. N. (2012). Analisis Keterampilan Petugas Laboratorium Puskesmas dan Rumah Sakit dalam Pembuatan Sediaan Dahak Pemeriksaan BTA Mikroskopis di Kabupaten Wonosobo Tahun 2012. Unnes Journal of Public Health, 1(2). DOI: https://doi.org/10.15294/ujph.v1i2.

Sakamoto, K. (201). The Pathology of Mycobacterium tuberculosis Infection. Veterinary Pathology, 49(3), 423-439, DOI: https://doi.org/10.1177/0300985811429313.

Suryawati, B., Saptawati, L., Putri, A. F., & Aphridasari, J. (2018). Sensitivitas Metode Pemeriksaan Mikroskopis Fluorokrom dan Ziehl-Neelsen untuk Deteksi Mycobacterium tuberculosis pada Sputum. Smart Medical Journal, 1(2), 56-61.

Sukartiningsih, M. C. E., Laka, Y., & Gunawan, Y. E. S. (2016). Pengalaman Keluarga

Sebagai Pmo Dalam Pengobatan Tb Di Puskesmas Nggoa Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Kesehatan Primer, 1(1), 16 - 27.

Tenda, P. E., Lenggu, M. Y., & Ngale, M. S. (2017). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Pohon Faloak (Sterculia sp.) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus. JURNAL INFO KESEHATAN, 15(1), 227 - 239.

Toolkit, C. (2018). World TB Day 2018 Campaign. Moscow.

Triandini, N., Hadiati, D. E., Husin, U. A., Roekmantara, T., & Masria, S. (2019). Hubungan Hasil Pemeriksaan Sputum Basil Tahan Asam dengan Gambaran Luas Lesi Radiologi Tuberkulosis Paru di Rumah Sakit Al Islam Bandung. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains, 1(1), 87-91.

Utami, B. S., Harun, S., Ekowatiningsih, R., Yuwarni, E., Kurniawan, L., & Aditama,

T. Y. (2002). Uji Validitas Teknik PCR (Polymerase Chain Reaction) dan Pemeriksaan Mikroskopis Bakteri Tahan Asam sebagai Alat Diagnosis Penderita TB Paru di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 12(3),24-29.

Wedho, M. U. M. (2017). Pengaruh Faktor Sosial Budaya, Partisipasi Masyarakat, Dan Faktor Kebijakan Anggaran Pemerintah Daerah Terhadap Lompatan Penurunan Kematian Bayi Di Kabupaten Ngada Dan Kupang. JURNAL INFO KESEHATAN, 15(2), 397-416.

Published
2020-06-30
How to Cite
Dewu, S., Bala , R., & Kambuno , N. T. (2020). Differences of Preparation Examination Methods for the Number of Acid-Resistant Bacteria. JURNAL INFO KESEHATAN, 18(1), 59-67. https://doi.org/10.31965/infokes.Vol18.Iss1.390
Abstract viewed = 187 times
PDF downloaded = 277 times