KAJIAN RESIKO PENULARAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN OEBOBO DAN KECAMATAN KOTA RAJA, KOTA KUPANG, TAHUN 2012

Keywords: Resiko penularan, DBD, sekolah dasar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Kupang, dari tahun 2009 jumlahnya terus meningkat secara bermakna hingga awal tahun 2012. Kasus pada periode terakhir tersebut terdapat angka kematian sebanyak 9 orang atau Case Fatality Rate (CFR) sebesar 1,97% yang terjadi pada penderita usia 2 – 9 tahun. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui Resiko Penularan DBD pada Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Kota Raja dan Kecamatan Oebobo Kota Kupang Tahun 2012. Jenis Penelitian Deskriptif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah 43 SD dengan jumlah sampel sebanyak 30 SD. Data hasil penelitian dianalisis secara Deskriptif dan penyajian data dengan  menggunakan tabel dan grafik.

Hasil penelitian kondisi kesehatan lingkungan SD di Kecamatan Kota Praja dan Kecamatan Oebobo Kota Kupang, menunjukkan 73 % SD tidak menyalurkan air hujan ke saluran umum dan halaman sekolah tidak bersih, 70 % SD memiliki lingkungan yang tidak bebas jentik Aedes sp., dan SD yang tidak mengosongkan bak air yang tidak digunakan dalam waktu lama atau saat libur sebanyak 80 %. Container Index jentik Aedes s. 28,51 %, dan House Index sebesar 23,33% atau angka bebas jentik. Jentik Aedes sp. yang ada pada SD merupakan spesies Aedes aegypti.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2013-12-04
How to Cite
RAHMAWATI, E., & TARIGAN, L. (2013). KAJIAN RESIKO PENULARAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN OEBOBO DAN KECAMATAN KOTA RAJA, KOTA KUPANG, TAHUN 2012. JURNAL INFO KESEHATAN, 11(2), 426 - 440. Retrieved from http://jurnal.poltekeskupang.ac.id/index.php/infokes/article/view/28