Description of Factors Connected with Loss Events in the Working Region of Bakunase Community Health Center Kupang City in 2017

  • Muntasir Muntasir Public Health Faculty, Nusa Cendana University
  • Edwinandro V Salju Public Health Faculty, Nusa Cendana University
  • Luh Putu Rulianti Public Health Faculty, Nusa Cendana University
Keywords: Leprosy, Factors Affecting Leprosy, Bakunase

Abstract

Leprosy is a chronic infection that remains a public health problem in Indonesia. An increase in the number of new cases of leprosy in the work area of Bakunase Health Center, Kupang City, shows the high risk of leprosy transmission rate in the community. The purpose of this research is to know Factor Relating to Leprosy in the Working Area of Bakunase Health Center of Kupang City. The type of research is an analytic survey with cross-sectional study with Total sampling method. Samples in this study as many as 33 people who are lepers. Characteristics of respondents most known namely age >15 years, male, work at Risk, low education, socioeconomic income <UMP, low knowledge level, cleanliness level is bad, contact history level >2 years and compliance level Drinking good medicine. The result of bivariate analysis showed significant relationship between Work (P = 0,06), education (P = 0,06), socioeconomic (P = 0,032), knowledge (P =0,027), cleanliness (p = 0,012), and contact history (p = 0, 003) against the incidence of leprosy. The research concludes the work, education, social economy, knowledge, cleanliness and contact history affect the incidence of leprosy while age, Gender and medication adherence did not affect the incidence of leprosy in the Work Area of Bakunase Community Health Center.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Amirudin M. 2012. Penyakit Kusta Sebuah Pendekatan Klinis. Brilian Internasional: Surabaya.

[2] Andy M. 2014. Faktor risiko kejadian kusta tahun 2006-2007. Jurnal. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan. Di publikasi.

[3] Agustina dkk, 2013. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Keluarga dengan Tingkat Kecacatan pada Penderita Kusta di Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2013. Jurnal kesehatan andalas.

[4] Depkes RI. 2006. Buku Pedoman Nasional Pembera-ntasan Penyakit, kusta, Cetakan XVII, Direktorat Jendral PPM dan PLP, Jakarta.

[5] Dewi, dkk. 2015. Deterrminan kejadian kusta di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Lino tahun 2013.

[6] Dinkes Provinsi Nusa Tenggara Timur. Profil kesehatan NTT, 2015.

[7] Silvia I .2014. Faktor risiko yang berhubungandengan kejadian kusta (studi kasus di wilayah kerja puskesmas kunduran blora. Skripsi: Universitas Negeri Semarang April 2014

[8] Catrina, dkk. 2016. Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecacatan klien kusta Kelurahan Bitahan RT 11 dan 12 Wilayah kerja Puskesmas Lokpaikat tahun 2015.

[9] Kemenkes. 2014. Pedoman Nasional Program Pengendalian Penyakit Kusta, Jakarta: Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.

[10] Kemenkes. 2015. 25 januari hari kusta sedunian, Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementrian dan Kesehatan RI.

[11] Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia, 2015.

[12] Kemenkes RI. 2016. Profil kesehatan Indonesia 2015.

[13] Lia Setiani. 2014. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kusta Di Wilayah Kerja puskesmas kabunan kabupaten pemalang tahun 2014. Artikel: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[14] Linda. dkk, 2004. Panduan Pencegahan Infeksi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

[15] Marwali Harahap. 2000, Ilmu Penyakit Kulit, Jakarta: Hipokrates.

[16] Puskemas bakunase Kota Kupang. Profil Puskesmas Bakunase Kota Kupang, 2015

[17] Ramadhan Tosepu dkk. 2015. Epidemiology study of leprosy patients in the district of Bombana Southeast Sulawesi Province, Indonesia. International Journal of Research in Medical Sciences. Int J Res Med Sci. 2015

[18] Riyanto Martomijoyo. 2012. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit kusta pada penduduk di kecamatan tukdana Kabupaten indramayu tahun 2012. Jurnal Vol.VII No. 11 April 2014

[19] Robin G. 2005, Dermatologi, Jakarta: Erlangga.

[20] Soekidjo Notoatmodjo. 2005, Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi, Jakarta: Rineka Cipta

[21] Sudigdo S, Sofyan I. 2002, Dasar-Dasar Metodologi Klinis Edisi ke-2, Jakarta: Binarupa Aksara.

[22] Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

[23] Tamsuri A. 2010. Hubungan pengetahuan dan perilaku pencegahan penularan penyakit kusta di Wilayak Kerja Puskesmas Tangunganom Kabupaten Nganjuk Tahun 2008.

[24] Yessita. 2013. Faktor yang berhubungan dengan kejadian kusta di Wilayah Kerja Puskesmas Gunem dan Sarang Kabupaten Pemalang tahun 2011.

[25] Yudied dkk. 2008, Kajian Pengendalian Potensial Faktor Risiko Penularan Penyakit Kusta dan Intervensinya di Puskesmas Pragaan Kabupat en Sumenep Tahun 2007, Buletin Human Media Volume 03 Nomor 03 September 2008.
Published
2018-12-22
How to Cite
Muntasir, M., Salju, E., & Rulianti, L. (2018). Description of Factors Connected with Loss Events in the Working Region of Bakunase Community Health Center Kupang City in 2017. JURNAL INFO KESEHATAN, 16(2). Retrieved from http://jurnal.poltekeskupang.ac.id/index.php/infokes/article/view/223