Status Karies Gigi, Status Kebersihan Gigi dan Mulut dan Status Gingivitis Ibu Hamil Trimester I dan II

  • Paulena Fao Lei Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Emma Krisyudhanti Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Christina Ngadilah Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Applonia Leo Obi Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Kupang
Keywords: Ibu hamil, Status gingivitis, Status Kesehatan Gigi dan Mulut

Abstract

Abstract: Dental Caries Status, Status of Dental and Oral Hygiene and Gingivitis Status of Pregnant Women Trimester I and II. Pregnancy is an event that is often encountered in a woman's life because pregnant women are one group that is vulnerable to dental and oral diseases. The purpose of this study: to determine the status of dental caries, the status of dental and oral hygiene, and the status of gingivitis for first and second-trimester pregnant women in Tarus Health Center, Kupang Regency. The research method used is descriptive. sampling with an accidental sampling technique totaling 73 pregnant women who came to the health center Tarus. The results of the study in the first trimester - the average pregnant woman experienced 4 carious teeth included in the medium category, and the second trimester the average pregnant woman had 4 carious teeth including the moderate category. The level of dental and oral hygiene of trimester I and II pregnant women includes moderate criteria with an average of 2.2, the status of gingivitis for first-trimester pregnant women (38.7%) who have moderate gingivitis, and trimester II has mild gingivitis (45, 2%). the frequency of brushing teeth twice a day but the time used is still not right and the average pregnant woman never uses dental floss. While gargling habits use more cold water, and for a balanced diet consume more acidic foods and pregnant women trimester I and II control the health of their teeth and mouth only when sick. It was concluded that the dental caries status of pregnant women trimester I and II included in the moderate category, the status of dental and oral hygiene criteria of moderate and gingivitis status of pregnant women for trimester I including moderate inflammation and trimester II mild inflammation, and maintenance of dental and oral health of pregnant women was not optimal because there are still many pregnant women who ignore oral and dental hygiene.

Abstrak: Status Karies Gigi, Status Kebersihan Gigi dan Mulut dan Status Gingivitis Ibu Hamil Trimester I dan II. Kehamilan merupakan suatu peristiwa yang sering di jumpai dalam kehidupan seorang wanita, sebab wanita hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap penyakit gigi dan mulut. Tujuan penelitian : untuk mengetahui status karies gigi, status kebersihan gigi dan mulut  dan status gingivitis ibu hamil trimester I dan II di Puskesmas Tarus Kabupaten Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling berjumlah 73 ibu hamil yang datang di Puskesmas Tarus. Hasil penelitian pada trimester I rata – rata ibu hamil mengalami 4 gigi berkaries termasuk kategori sedang, dan trimester II rata – rata ibu hamil mengalami 4 gigi berkaries termasuk kategori sedang. Tingkat kebersihan gigi dan mulut ibu hamil trimester I dan II termasuk kriteria sedang dengan rata – rata 2,2, status gingivitis ibu hamil trimester I sebanyak (38,7%) yang mengalami gingivitis sedang, dan trimester II mengalami gingivitis ringan sebanyak (45,2%). frekuensi menyikat gigi 2 kali sehari tetapi waktu yang digunakan masih belum tepat dan rata – rata ibu hamil tidak pernah menggunakan benang gigi. Sedangkan kebiasaan berkumur lebih banyak menggunakan air dingin, dan untuk diet seimbang lebih banyak mengkonsumsi makanan yang bersifat asam dan ibu hamil trimester I dan II mengontrol kesehatan gigi dan mulutnya hanya ketika sakit. Disimpulkan bahwa status karies gigi ibu hamil trimester I dan II termasuk kategori sedang, status kebersihan gigi dan mulut kriteria sedang dan status gingivitis ibu hamil untuk trimester I termasuk inflamasi sedang dan trimester II inflamasi ringan, serta pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil belum maksimal karena masih banyak ibu hamil yang mengabaikan kebersihan gigi dan mulut.

References

Abednego Christin. (2014). Hubungan Gingivitis pad Ibu Hamil Trimester III Terhadap Berat Badan Bayi Baru Lahir di BKIA Daun Purih Denpasar Barat. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati.

Alimah. (2013). Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Anggraini, R., & Andreas, P. (2015). Kesehatan Gigi Mulut dan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Gigi Mulut pada Ibu Hamil (Studi Pendahuluan di Wilayah Puskesmas Serpong, Tangerang Selatan). Majalah Kedokteran Gigi Indonesia, 1(2), 193-200.

Applonia, A., Priyono, B., & Widyanti, N. (2014). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pemeliharaan Kebersihan gigi dan Mulut Ibu Hamil di Puskesmas Kabupaten Kupang. Majalah Kedokteran Gigi Indonesia, 21(1), 20-26.

Arisanty, A. D. (2013). Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Ibu Hamil di Puskesmas Bahu Manado. e-GiGi, 1(2).

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan R.I. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Republik Indonesia.

Cunningham. (2005). Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Masa Kehamilan.

Daliemunthe, S.H. (2008). Periodonsia. Medan : Departemen Periodonsia FKG USU.

Diana, D. (2009). Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Wanita Hamil Pengunjung Poliklinik Ibu Hamil (PIH) RSU Dr. Pirngadi Medan terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Masa Kehamilan Periode November-Desember 2009.

Ganesh, M., & Parikh, D. (2011). Chemomechanical caries removal (CMCR) agents: Review and clinical application in primary teeth. J Dent Oral Hyg, 3(3), 34-45.

Hartati, R., & Waluyo, B. T. (2011). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gingivitis pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Talang Tegal. Jurnal ilmiah kesehatan keperawatan, 7(3), 170-189.

Hidayati, H., Kuswardani, K., & Rahayu, G. (2012). Pengaruh kebersihan gigi dan mulut dengan status gingivitis pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang tahun 2012. Majalah Kedokteran Andalas, 36(2), 215-224.

Houwink & Winchek. (2000). Permasalahan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Masa Kehamilan.

Rafika, R. (2015). Hubungan Kebiasaan Menggosok Gigi Malam Hari Dan Kejadian Karies Gigi Pada Anak Sekolah Dasar Negeri Karang Tengah 07 Tangerang, Jakarta. In Jurnal Forum Ilmiah (Vol. 12, No. 1, pp. 69-79).

Septalita, A., & Andreas, P. (2015). Pengaruh program perubahan perilaku ibu hamil (Cerdigi) berdasarkan teori ABC (studi pendahuluan di Kelurahan Serpong, Tangerang Selatan). Majalah Kedokteran Gigi Indonesia, 1(2), 201-207.

Wardhani, D. F. (2012). Hubungan Tingkat Kebersihan Rongga Mulut Dengan Status Gingiva Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbersari Kecamatan Sembersari Kabupaten Jember. Skripsi. Jember. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas.

Warongan, G., Wagey, F., & Mintjelungan, C. N. (2014). Gambaran status gingiva pada ibu hamil di puskesmas bahu manado. e-GiGi, 3(1).

Wirayunti, 2003. Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Masa Kehamilan.

Yoto, H. (2013). Gambaran gingivitis pada ibu hamil di puskesmas Tuminting kecamatan Tuminting kota Manado. e-GiGi, 1(2).

Published
2019-05-31
Abstract viewed = 142 times
PDF downloaded = 90 times